herpes genitalis

Komplikasi Dari Perkembangan Infeksi Herpes Genitalis

Herpes genitalis terjadi karena adanya infeksi virus herpes simpleks, virus ini terbagi menjadi beberapa type, yakni HSV type 1 dan 2. Kebanyakan kasus herpes genitalis disebabkan oleh hsv tipe 2. Walau tidak menutup kemungkinan tipe 1 merupakan penyebab utamanya. Kedua jenis virus ini mudah menular dan penularannya terjadi melalui kontak langsung dari kalangan yang terinfeksi lebih dulu.

Terkadang penyakit herpes tidak akan menimbulkan tanda dan gejala, tetapi kalangan yang sudah terserang bisa menularkan virusnya. Sebab gejalanya cukup ringan, hanya beberapa kalangan yang terinfeksi dan tidak menyadari bahwa mereka sudah mengalami penyakit herpes.

Hal yang dikhawatirkan dari penyakit herpes genitalis adalah adanya komplikasi yang cukup serius. Berikut beberapa komplikasi yang dialami oleh pengidap herpes genital yang seharusnya Anda waspadai dengan baik.

Baca juga: Cara Mengobati Herpes Proses Termudah

konsultasi

Bagaimana Komplikasi Dari Perkembangan Infeksi Herpes Genitalis

Pengidap herpes genital dengan luka terbuka mempunyai resiko tinggi untuk menyebarkan atau tertular penyakit seksual jenis lainnya. Terutama jika berhubungan seksual tanpa menggunakan pengaman. Penularan paling parah yakni terjadinya komplikasi berupa Aids atau Hiv.

1.Peradangan atau inflamasi

Pada beberapa kasus, herpes genitalis bisa menyebabkan peradangan pada saluran kemih. Pembengkakan yang terjadi bisa menutup uretra selama beberapa hari. Pada kasus ini, kateter perlu dimasukan untuk menyedot isi kandung kemih. Selain pada saluran kemih, peradangan juga bisa terjadi di bagian rektal.

Peradangan pada dinding rektum ini sering terjadi pada pria yang berhubungan seksual dengan pria lainnya. Dalam kasus yang jarang terjadi, virus herpes juga bisa mengakibatkan meningitis atau radang selaput otak.

konsultasi

herpes genitalis

2.Masalah kehamilan

Pada masa kehamilan, virus simpleks menjadi penyebab herpes genitalis dan bisa menimbulkan masalah pada kehamilan. Virus ini bisa ditularkan kepada bayi ketika dilahirkan. Jika infeksi HSV terjadi sebelum masa kehamilan, kemungkinan penularan pada bayi cukup rendah.

Di beberapa bulan terakhir masa kehamilan, sang ibu akan melepaskan banyak antibody pelindung untuk sang bayi, antibody ini yang akan melindungi bayi dari berbagai jenis bakteri, termasuk HSV. Antibody ini bisa bertahan pada saat melahirkan hingga beberapa bulan setelahnya.

Jika gejala herpes muncul kembali, Anda mungkin harus konsumsi obat. Jika Anda mengalami infeksi pertama di awal seperti 3 sampai 6 bulan, maka resiko infeksi menular pada bayi akan meningkat, begitu juga dengan resiko keguguran yang terjadi. Oleh karena itu, obat memang perlu dikonsumsi.

Virus herpes bisa menular selama masa persalinan. Jika infeksi pertama terjadi diatas 6 bulan usia kehamilan, resiko penularan infeksi pada bayi dalam jumlah tinggi. Ini terjadi karena tubuh sang ibu memerlukan waktu untuk menghasilkan antibody sebelum bayi pada akhirnya dilahirkan.

Ibu memerlukan operasi sesar untuk menghindari masalah tersebut. Kelahiran normal akan membuat resiko penularan infeksi pada bayi menjadi meningkat lebih tinggi.

konsultasi

Infeksi Pada Bayi Dalam Proses Persalinan

Bayi yang terserang HSV ketika proses persalinan, infeksi yang terjadi dapat memberi dampak yang berbahaya bahkan mematikan. Kondisi ini dikenal sebagai neonatal herpes. Herpes yang terjadi pada saat melahirkan bisa memberi efek buruk pada organ tubuh lainnya seperti kulit, mata, dan mulut.

Disamping itu, otak serta sistem saraf lainnya juga bisa terserang dampak dan infeksi ini. Pada kasus neonatal yang semakin parah, berbagai jenis organ tubuh lainnya seperti, hati, paru-paru, bisa terserang. Bahkan kondisi ini bisa menyebabkan kematian.

Jika Anda mengalami masalah yang cukup mengganggu lakukan konsultasi bersama kami di Klinik Apollo untuk mendapatkan penanganan terbaik dan aman. Lakukan reservasi lebih dahulu bersama kami di 081233881616. Demikian kami sampaikan mengenai herpes genitalis, semoga bermanfaat.

Baca juga: Kenali Setiap Tanda Dan Gejala Penyakit Herpes

konsultasi
Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website www.artikel.kesehatankelamin.com merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.