vaginitis

Wanita Dengan Vaginitis Apakah Bisa Ditangani?

Vaginitis adalah peradangan pada vagina yang dapat menyebabkan keluarnya cairan, rasa gatal dan nyeri. Berkurangnya kadar hormon estrogen setelah menopause dan beberapa kelainan kulit juga dapat menyebabkan kondisi ini. Untuk mengetahui lebih lanjut lakukan pemeriksaan dengan dokter. Dokter akan merekomendasikan pengobatan terbaiknya.

Fakta Wanita Dengan Vaginitis

Vaginitis adalah peradangan pada vagina dan biasanya hasil dari infeksi. Penderitanya biasanya mengalami keputihan, rasa gatal, terbakar dan kemungkinan sakit. Ini adalah kondisi yang umum dan sebagian besar wanita akan memilikinya setidaknya 1 kali dalam hidupnya. Vagina adalah saluran otot yang membentang dari seviks (Ieher rahim) ke bagian luar tubuh. Dilapisi oleh selaput lender. Dan memiliki panjang rata-rata sekitar 6 inci hingga 7 inci. Salah 1 bagian vagina yang biasanya terlihat dari luar adalah lubang vagina.

konsultasi

Apa Penyebab Utama Kondisi Ini?

Penyebabnya tergantung pada jenis kondisi yang dimiliki, meliputi:

• Vaginosis Bakteri
Penyebab paling umum dari kondisi ini adalah dari perubahan bakteri yang normal yang ditemukan di vagina, menjadi pertumbuhan berlebih dari salah 1 dari beberapa organisme lain. Biasanya bakteri yang biasanya ditemukan di vagina (Lactobacilli) kalah jumlah dengan bakteri lain (anaerob) di vagina. Jika bakteri anaerob menjadi terlalu banyak maka dapat mengganggu keseimbangan dan menyebabkan vaginosis bakteri. Kondisi jenis ini tampaknya terkait dengan hubungan seksual terutama jika memiliki banyak pasangan seksual akan tetapi juga terjadi pada wanita yang tidak aktif secara seksual.

• Infeksi Ragi
Ini terjadi ketika adanya pertumbuhan berlebih dari organisme jamur biasanya C. Albicans di vagina. C. Albicans juga dapat menyebabkan infeksi pada area yang lembab lainnya dari tubuh seperti di mulut (Thrush), lipatan kulit dan alas kuku. Jamur juga dapat menyebabkan ruam.

• Trikomoniasis
Infeksi menular seksual (IMS) yang umum ini disebabkan oleh parasite mikroskopis 1 sel yang disebut Trikomoniasis Vaginalis. Organisme ini menyebar atau menular selama hubungan seksual dengan seseorang yang memiliki infeksi. Pada pria, organisme biasanya menginfeksi saluran kemih akan tetapi seringkali tidak menimbulkan gejala. Pada wanita, trikomoniasis biasanya menginfeksi vagina dan dapat menyebabkan gejala. Ini juga dapat meningkatkan risiko wanita terkena IMS lainnya.

• Vaginitis Tidak Menular
Spray vagina, douche, sabun, deterjen dan produk spermisida dapat menyebabkan reaksi alergi atau mengiritasi vulva dan jaringan vagina. Benda asing seperti tissue atau tampon yang terlupakan didalam vagina juga dapat mengiritasi jaringan vagina.

• Sindrom Genitourinari Menopause (Atrofi Vagina).
Berkurangnya kadar hormon estrogen setelah menopause atau operasi pengangkatan indung telur dapat menyebabkan lapisan vagina menipis terkadang menyebabkan iritasi pada vagina, terasa terbakar dan kering.

konsultasi

Sebutkan Gejala Vaginitis Pada Wanita

Tanda dan gejala kondisinya dapat meliputi:

• Perubahan warna, bau atau jumlah cairan dari vagina.
• Terasa gatal atau iritasi pada wanita.
• Nyeri saat berhubungan intim.
• Kencing yang menyakitkan.
• Perdarahan atau bercak vagina yang ringan.

konsultasi

Bagaimana Kondisi Ini Didiagnosis?

Untuk mendiagnosis kondisinya kemungkinan akan meninjau:

• Riwayat Medis
Termasuk riwayat infeksi vagina atau IMS.

• Melakukan Pemeriksaan Panggul (Pelvic)
Selama pemeriksaan panggul (pelvic) dengan spekulum untuk melihat ke dalam vagina untuk peradangan dan keputihan yang tidak normal (abnormal).

• Mengumpulkan Sampel Untuk Pengujian Laboratorium
Dengan mengumpulkan sampel keputihan serviks (leher rahim) atau vagina untuk pemeriksaan di laboratorium untuk memastikan jenis kondisi yang dimiliki.

• Melakukan Pengujian PH
Menguji PH dengan menerapkan ke dinding vagina. Peningkatan PH dapat mengindikasikan bakteri vaginosis atau trikomoniasis. Namun pengujian PH bukan tes diagnostic yang dapat diandalkan.

vaginitis

Cara Tepat Atasi Vaginitis

Berbagai organisme dan kondisi yang dapat menyebabkan kondisi ini sehingga pengobatan sesuai dari penyebab spesifik, meliputi:

• Vaginosis Bakteri
Untuk jenis kondisi ini, dokter meresepkan pengobatan oral yang diaplikasikan pada vagina. Dan harus diuji sesuai resep dokter.

• Infeksi Ragi
Infeksi ragi biasanya diobati dengan pengobatan antijamur. Infeksi ragi juga dapat diobati dengan resep pengobatan antijamur oral.

• Trikomoniasis
Dokter meresepkan pengobatan untuk menangani kondisi ini.

• Sindrom Genitourinari Menopause (Atrofi Vagina)
Hormon estrogen dalam bentuk pengobatan vagina dapat secara efektif mengobati kondisi ini. Pengobatan harus sesuai resep dokter setelah factor-faktor risiko lain dan komplikasi ditinjau.

• Vaginitis Tidak Menular
Untuk mengobati kondisi jenis ini, maka harus mengetahui sumber iritasi dan menghindarinya. Sumber yang kemungkinan termasuk adalah sabun, deterjen, pembalut wanita atau tampon.

Untuk lebih jelas mengenai info pengobatan ini. Anda bisa melakukan pengobatan di Klinik Apollo dengan menghubungi kami di kontak nomor 081233881616 atau melalui layanan konsultasi online seperti dibawah ini. Percayakan pengobatan Anda hanya di Klinik Apollo. Sudah banyak yang melakukan pengobatan di klinik ini dan hasilnya sembuh.

konsultasi
Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website artikel.kesehatankelamin.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.