keputihan normal

Keputihan Normal, Berapa Jumlahnya Per Hari?

Masalah keputihan merupakan salah satu alasan kenapa wanita harus memeriksakan diri ke dokter, bagaimana dengan keputihan normal?. Walaupun keputihan menjadi hal normal yang terjadi seluruh kalangan wanita, namun terkadang ada beberapa tanda abnormal yang membuat mereka takut terserang infeksi menular seksual, salah satunya karena keputihan dalam sehari yang terlalu banyak.

Lalu bagaimana cara bedakan sekresi normal dan tidak normal? Berapa jumlah keputihan dalam sehari yang dianggap sebagai hal normal? Semua jawabanya bisa Anda temukan bersama kami dalam ulasan kali ini.

Baca juga: Penyebab Keputihan Berwarna Putih Susu

konsultasi

Jadi Keputihan Normal, Berapa Jumlahnya Per Hari?

Ketika Anda mengalami sekresi, ini sebenarnya sebagai tanda Anda sedang memproduksi sel telur dari ovarium. Jadi proses ini biasa disebut sebagai ovulasi atau pelepasan telur menuju tuba falopi. Jadi pada umumnya, keputihan merupakan hal normal yang terjadi pada wanita setiap bulannya.

Keputihan normal atau cairan lain yang berasal dari serviks pada umumnya mempunyai fungsi utama yang sama, yakni menjaga keseimbangan ph normal pada vagina. Selain itu, sekresi vagina ini juga akan membantu menjadi pelumas alami ketika berhubungan seksual.

Menurut beberapa sumber, wanita pada umumnya akan memproduksi cairan vagina yakni 1 sampai 4 ml atau sama seperti dua sendok makan. Jumlah keputihan ini bisa dikatakan normal apabila tidak disertai dengan tanda seperti perubahan warna, bau, gatal, dan berbagai tanda lainnya.

konsultasi

 keputihan normal

Walaupun begitu, sebenarnya tidak ada acuan pasti mengenai jumlah keputihan dalam sehari yang dianggap sebagai hal normal. Sebab banyak atau tidaknya jumlah keputihan karena dipengaruhi beberapa faktor, diantaranya menggunakan pil kb, stress, pengaruh diet, kegiatan seksual, atau kehamilan pada wanita.

Kalangan wanita yang masuk masa menopause atau setelah menopause tidak jarang mempunyai banyak atau rendahnya jumlah keputihan. Ini disebabkan oleh kadar estrogen pada wanita menopause cenderung berubah-ubah, sehingga akan mempengaruhi jumlah keputihan tersebut.

Namun jika Anda mengalami keputihan dengan jumlah 5 ml dalam sehari, sebaiknya segera kunjungi dokter. Sebab keputihan berlebihan menandakan adanya infeksi jamur atau bakteri pada vagina, sehingga Anda memerlukan pengobatan.

konsultasi

Bagaimana Cara Mengatasi Keputihan Berlebihan

Untuk membedakan sekresi normal dan tidak, Anda bisa melihat dari volume, bau, warna, dan konsistensinya. Keputihan normal tidak mempunyai warna, tebal atau tipis, dan tidak akan menimbulkan bau sama sekali. Jika keputihan Anda menimbulkan bau, jangan terburu-buru berpikir negatif. Hal tersebut tidak akan menjadi masalah, selama baunya tidak terlalu menyengat.

Bau keputihan yang masih samar-samar berasal dari sel rahim dan vagina yang sedang mengelupas. Jika Anda menemukan keputihan normal dengan warna sedikit kuning, hal tersebut cenderung tidak berbahaya, karena adanya interaksi dengan udara.

Sementara itu, sekresi yang tidak normal akibat infeksi jamur ditandai dengan keputihan berwarna putih dan tebal, teksturnya mirip seperti keju, dan tidak akan menimbulkan bau. Kondisi ini akan disertai dengan gejala lainnya seperti iritasi, gatal dan rasa nyeri ketika berhubungan seksual.

Untuk mengatasi masalah yang berlebihan, coba untuk perbaiki pola makan dan konsumsi yogurt. Jadi yogurt mengandung probiotik yang tak hanya menjaga bakteri baik pada usus, namun mempertahankan bakteri alami yang ada pada vagina.

Jika kondisi yang Anda alami semakin parah, segera lakukan konsultasi bersama kami di Klinik Apollo Jakarta. Seluruh pasien akan mendapatkan pelayanan yang maksimal dan terjamin. Untuk informasi lebih lanjut hubungi nomor 081233881616. Demikian mengenai keputihan normal, semoga bermanfaat.

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website www.artikel.kesehatankelamin.com merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.