serviks adalah

Erosi Serviks Adalah Infeksi Yang Rentan Menyerang Wanita

Erosi serviks adalah sebuah infeksi yang jarang memberikan tanda dan gejala pada kalangan penderitanya. Kondisi ini menjadi hal normal yang pada umumnya dialami seorang wanita muda. Untuk mengetahui lebih lanjut, mari simak ulasan selengkapnya bersama kami dibawah ini.

Apakah Erosi Serviks Adalah Infeksi Yang Rentan Menyerang Wanita?

Erosi serviks atau ektropion merupakan sebuah kondisi dimana sel kelenjar yang seharusnya ada di dalam serviks atau leher rahim tumbuh di luar jangkauannya. Sehingga terbentuknya daerah peradangan yang terinfeksi. Namun Anda jangan pernah khawatir, hal tersebut tidak akan menimbulkan bahaya. Kondisi ini tidak ada hubungannya dengan kanker serviks atau infeksi berbahaya lainnya.

konsultasi

Apa Penyebab Erosi Serviks?

Erosi serviks adalah infeksi yang pada umumnya terjadi kepada wanita muda. Erosi ini bisa disebabkan oleh perubahan hormon, karena kehamilan atau wanita yang sedang menggunakan pil kb dengan kandungan hormon.

Ketika Anda sedang berada dalam siklus haid, tubuh akan memproduksi hormone estrogen. Peningkatan kadar hormon ini akan menyebabkan serviks membengkak dan terbuka. Hal ini akan membuat sejumlah sel kelenjar yang ada dalam serviks berpindah keluar.

Akibatnya akan terjadi peradangan pada serviks karena sel lembut yang ada di dalamnya bertemu dengan sel keras yang ada di luar serviks. Walaupun tidak disebabkan oleh sebuah penyakit yang berbahaya, namun jika dibiarkan akan menimbulkan resiko yang membahayakan kesehatan Anda.

Erosi serviks akan membuat Anda menjadi lebih rentan terserang bakteri dan jamur dan lama kelamaan akan mengakibatkan infeksi. Maka dari itu, sering ditemukan kalangan dengan gejala erosi serviks mempunyai infeksi serviks.

Baca Juga : Servisitis Jika Dibiarkan Apakah Berbahaya?

konsultasi

serviks adalah

Apa Tanda Dan Gejala Dari Erosi Serviks?

Kondisi ini pada umumnya tidak akan membahayakan tubuh dan tak akan menimbulkan tanda dan gejala. Namun beberapa gejala yang muncul akan menimbulkan rasa tidak nyaman. Beberapa hal yang bisa Anda rasakan ketika mengalami kondisi ini diantaranya :

● Terdapat bercak darah abnormal di luar siklus haid.
● Perdarahan diantara waktu haid.
● Terjadinya perdarahan setelah berhubungan seksual.
● Keluarnya sekresi dalam jumlah berlebihan namun tidak menimbulkan bau, namun ketika infeksi menyerang bau berubah menjadi tidak sedap.

konsultasi

Apa Kondisi Ini Bisa Disembuhkan?

Pada umumnya erosi serviks adalah kondisi tidak akan menyebabkan masalah, kondisi ini bahkan bisa sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan, kecuali jika disertai dengan infeksi. Apabila tidak menimbulkan gejala, erosi serviks adalah infeksi yang tidak perlu memperoleh pengobatan. Namun apabila menimbulkan gejala, penderita tidak akan merasa nyaman, maka dari itu segera periksakan kondisi ke dokter.

Terdapat beberapa jenis pengobatan yang akan membantu proses penyembuhan erosi serviks. Biasanya pengobatan dijalankan melalui proses pembakaran luka. Hal tersebut dilakukan untuk mengeraskan sel lembut dari dalam serviks, sehingga perdarahan tidak akan terjadi.

● Menggunakan nitrat perak untuk membakar sel lembut. Hal ini pada umumnya tidak akan menimbulkan rasa nyeri, namun Anda akan merasakan rasa sakit yang ringan.

● Dengan koagulasi dingin akan membakar sel lembut. Sebelum di jalankan pengobatan ini, Anda akan memperoleh bius lokal agar tidak merasakan nyeri apapun.

● Namun sayangnya pengobatan jenis ini mempunyai efek samping. Anda bisa mengalami perdarahan atau keluarnya sekresi keputihan dalam jangka panjang setelah menjalankan pengobatan.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa konsultasi bersama kami di Klinik Apollo Jakarta. Mengenai reservasi hubungi 081233881616 sekarang juga. Demikian mengenai penyakit serviks adalah, semoga bermanfaat.

Baca Juga : Apa Saja Penyebab Fungsi Serviks Terjadi?

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website artikel.kesehatankelamin.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.