ciri ciri keputihan

Cara Hindari Ciri Ciri Keputihan Pada Vagina

Tentunya semua kalangan wanita di dunia pernah mengalami sekresi keputihan setidaknya satu kali dalam hidupnya, bagaimana ciri ciri keputihan abnormal?. Bahkan beberapa dari mereka mengalami keputihan sebanyak 2 kali atau lebih.

Wanita lebih beresiko terserang ciri ciri keputihan abnormal ketika sedang mengalami stress, tidak menjalankan pola hidup yang sehat, kurang istirahat, mengidap penyakit menular seksual, dan konsumsi makanan tidak sehat.

Baca juga: Atasi Keputihan Berlebihan Saat Hamil

konsultasi

Bagaimana Cara Hindari Ciri Ciri Keputihan Pada Vagina

Keputihan tak bisa diartikan sebagai infeksi atau mengalami gangguan kesehatan pada vagina. Organ genital ini memang dirancang untuk menjaga kebersihan dengan cara mengeluarkan sekresi keputihan.

Memang benar jika keputihan normal dan sekresi yang ditimbulkan oleh gejala penyakit atau peradangan. Untuk menentukan normal atau tidak, Anda harus memeriksakan diri ke dokter. Berikut beberapa cara untuk menghindari ciri ciri keputihan tidak normal pada vagina.

1.Jaga kebersihan vagina

Menjaga kebersihan vagina menjadi hal penting untuk mencegah sekresi yang diakibatkan bakteri. Anda harus meninggalkan kebiasaan memberishkan vagina dengan sabun mandi. Membersihkan vagina dengan sabun mandi tentunya akan mengganggu keseimbangan PH dan menyebabkan iritasi pada vagina.

Pada umumnya PH vagina yakni 4,5 sedangkan sabun mandi cenderung mempunyai PH sekitar 7. Setiap wanita mempunyai tingkat sensitive yang berbeda pada vaginanya. Ada wanita yang tidak mempunyai masalah jika menggunakan sabun mandi biasa untuk bersihkan vagina mereka.

Namun beberapa lainnya mengalami iritasi serta alergi jika menggunakan sabun mandi biasa. Lebih baik cegah iritasi yang terjadi dengan tidak menggunakan sabun pada umumnya untuk membasuh area genital Anda.

konsultasi

ciri ciri keputihan

Gunakan sabun yang tidak mempunyai bau atau pewangi untuk membersihkan bagian sekitar vagina. Menjadi hal normal jika vagina mempunyai bau, karena bau vagina akan berubah-ubah sesuai dengan siklus reproduksi yang terjadi, sehingga tidak bisa dianggap terjadi infeksi ketika vagina mengeluarkan bau.

2.Ganti pakaian dalam

Mengganti pakaian dalam setidaknya 2 kali dalam sehari akan membantu Anda menjaga kebersihan vagina. Dengan metode ini, tentunya akan menghindarkan bakteri yang menetap di organ genital dan bisa menurunkan bau tidak sedap pada vagina.

Selain itu pastikan Anda memilih bahan yang tepat untuk pakaian dalam yang akan digunakan. Pemakaian pakaian dalam yang salah dapat menjadi resiko vagina terserang infeksi bakteri.

Anda bisa memilih pakaian dalam dengan bahan katun, hal ini akan memudahkan Anda untuk bernafas. Kurangi pemakaian celana yang terlalu ketat seperti jeans yang akan membuat vagina Anda mudah mengalami iritasi.

3.Menggunakan pembalut jenis pantyliner

Anda bisa menggunakan produk pantyliner atau pembalut tipis untuk menjaga kebersihan vagina, namun jangan lupa untuk lebih sering mengganti pembalut dan tidak menggunakannya dalam jangka panjang.

konsultasi

4.Berikan ruang pada vagina

Vagina juga membutuhkan ruang untuk bernafas, jika Anda sedang berada di rumah, coba untuk tidak menggunakan pakaian dalam. Udara akan membantu turunkan resiko infeksi dan iritasi pada daerah vagina, sehingga akan mencegah terjadi ciri ciri keputihan abnormal.

5.Melakukan hubungan seksual yang aman

Banyak jenis penyakit seksual yang diakibatkan oleh bakteri yang tertular ketika menjalankan hubungan seksual seperti gonore, herpes genital, sifilis, dan lain sebagainya. Jika perlu Anda bisa meminta pasangan menggunakan pengaman ketika berhubungan seksual, agar terhindar dari berbagai infeksi bakteri.

Jika Anda mengalami tanda dan gejala yang mengganggu segera lakukan konsultasi sekarang juga bersama Klinik Apollo Jakarta. Mengenai informasi lebih lanjut Anda bisa reservasi di 081233881616. Demikian mengenai ciri ciri keputihan, semoga bermanfaat.

konsultasi
Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website www.artikel.kesehatankelamin.com merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.