ejakulasi pada wanita

Proses Ejakulasi Pada Wanita

Perlu Anda pahami, ejakulasi pada wanita tidak sama dengan orgasme walaupun datangnya berbarengan, yakni hanya selisih beberapa detik saja. Ketika pria mengalami orgasme, tubuh akan mengeluarkan cairan mani yang didalamnya terdapat sperma. Sekresi ini yang digunakan untuk membuahi ovum dalam tuba falopi.

Baca juga: Metode Terbaik Mencegah Ejakulasi Dini

konsultasi

Bagaimana Proses Ejakulasi Pada Wanita

Kalangan pria dan wanita sama-sama bisa mendapatkan orgasme. Namun, apakah wanita mengalami ejakulasi sama seperti seorang pria? Pertanyaan ini sering muncul dan membuat beberapa kalangan penasaran. Jika wanita orgasme, seharusnya mereka juga mengeluarkan cairan. Jika vagina tidak mengeluarkannya, artinya kalangan wanita tidak puas?

Pertanyaan ini tak mudah dijawab, bahkan dokter serta ahli seks belum mengetahui informasi yang akurat. Simak ulasan mengenai ejakulasi pada wanita dibawah ini.

Ejakulasi Pada Wanita Bisa Terjadi?

Jika Anda pernah menonton video yang menunjukan adegan seorang wanita mengalami proses ejakulasi, beberapa diantaranya hanya buatan. Cairan yang keluar dari vagina ini dibuat seolah-olah banyak, padahal wanita sedang buang air kecil. Cairan keluar dari vagina wanita jumlahnya hanya sedikit dan terkadang tidak terlihat.

Ejakulasi pada wanita sering disebut dengan istilah squirting dan gushing. Vagina akan menghasilkan cairan yang tidak sama dengan urin dan sekresi vagina akan terangsang. Cairan ini keluar dalam jumlah dan biasanya sampai mengalir seperti urin.

Namun tak semua mempunyai kemampuan melakukan ejakulasi. Meski wanita bisa memperoleh orgasme, namun cairan yang keluar tidak terlalu banyak atau tidak akan muncul sama sekali.

konsultasi

 ejakulasi pada wanita

Cairan Yang Keluar Ketika Wanita Ejakulasi

Cairan yang keluar ketika proses ejakulasi pada wanita umumnya berasal dari kelenjar skene. Kelenjar ini akan menghasilkan cairan seperti prostat. Kelenjar skene yang ikut terkena rangsangan pada akhirnya akan mengeluarkan cairan, namun bukan urin.

Cairan yang keluar pada kalangan wanita yang mengalami ejakulasi mengandung fruktosa dan glukosa. Jadi rasanya sedikit manis jika terkena kain akan meninggalkan bercak-bercak kuning. Sementara itu urin yang dihasilkan pada umumnya mengandung urea. Cairan ini sama sekali tidak mengandung hal tersebut.

Bagi pria membuat wanita bisa mengalami orgasme dan mendapatkan ejakulasinya merupakan hal yang keren. Mereka akan merasa puas secara mental dan semakin naik tingkat kepercayaan dirinya. Seorang pria akan berusaha untuk melakukannya lagi di waktu berikutnya, agar terlihat jika dirinya sangat perkasa dan diakui oleh pasangan.

Namun sebaliknya beberapa kalangan wanita justru merasa malu apabila mengalami ejakulasi. Sebab mereka menganggap keluarnya cairan tersebut mengandung urin. Pada sekresi ini berbeda, sehingga wanita tidak perlu merasa malu yang berlebihan.

konsultasi

Cara Membuat Wanita Mengalami Ejakulasi

Wanita bisa mengalami ejakulasi ketika mereka memperoleh orgasme. Maka dari itu, pria harus melakukan beberapa hal dibawah ini terlebih dahulu. Menjalankan pemanasan secara maksimal. Pemanasan tidak hanya dijalankan dengan sekedar ciuman, namun bisa seks oral.

Pria harus menentukan titik g-spot dalam vagina. Titik ini dapat digunakan untuk jalankan rangsangan yang lebih intens. Melakukan hubungan seks dengan intens dan memilih gaya yang sesuai dengan kebutuhan bersama pasangan.

Jalankan proses penetrasi dalam, atau Anda bisa memberi pelumas agar seks dapat berjalan dengan nikmat dan mengurangi rasa nyeri yang dialami wanita. Lakukan percobaan sehingga menemukan metode yang tepat.

Demikian ulasan mengenai ejakulasi yang dialami oleh wanita. Menurut Anda apakah ejakulasi yang muncul pada wanita memang dapat terjadi? Selanjutnya apakah Anda beserta pasangan pernah mengalami hal tersebut?

Lakukan konsultasi sekarang di Klinik Apollo Jakarta. Mengenai informasi lebih lanjut, Anda bisa hubungi nomor 081233881616. Demikian mengenai ejakulasi pada wanita semoga bermanfaat.

konsultasi
Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website www.artikel.kesehatankelamin.com merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.