manfaat sunat

Manfaat Sunat Bagi Kaum Pria

Tentunya Anda sudah tidak asing dengan tradisi sunat dalam budaya di Indonesia, lalu apa aja sih manfaat sunat? Sederhananya sunat digambarkan sebagai proses pengangkatan kulup penis atau preputium. Biasanya hal tersebut dilakukan dengan berbagai jenis alasan.

Baik karena budaya, tradisi, keyakinan agama, atau membersihkan diri. Walaupun sebenarnya tidak diwajibkan secara medis, mana yang lebih baik untuk kesehatan pria, disunat atau sebaliknya? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Proses Dan Manfaat Khitan Dewasa

konsultasi

Dari Sisi Medis, Tindakan Sunat Apakah Perlu?

Sunat merupakan salah satu prosedur operasi pengangkatan kulup serta jaringan yang menutupi kepala penis. Pada umumnya sunat dilakukan pada hari pertama atau kedua setelah lahir, bisa juga ketika anak menginjak usia sekolah. Namun ditemukan pula seorang pria yang baru disunat ketika sudah dewasa, maka Anda harus mempersiapkan mental dengan baik.

Jadi penis yang tidak disunat lebih rentan pada perkembangan sebuah bakteri, karena kulit kulup yang tak diangkat bisa menjadi tempat berkumpulnya banyak kotoran. Jika dibiarkan, kotoran tersebut bisa menumpuk dan menyebabkan infeksi pada organ reproduksi pria.

konsultasi

 manfaat sunat

Apabila seorang pria tidak disunat, ini artinya ia harus bersihkan penis dengan benar, termasuk saat menarik kulup. Pastikan tidak ada sisa sabun yang terperangkap dalam kulit kulup. Sebab jika tidak, ini akan menyebabkan iritasi pada kulit sensitif pada kepala penis.

Walaupun sebenarnya tak ada anjuran khusus dari segi medis, pria sebaiknya disunat untuk memudahkan ketika membersihkan penis. Hal ini bermanfaat untuk menghindari kemungkinan adanya infeksi pada kepala penis yang terbawa sampai Anda tumbuh dewasa.

konsultasi

Apa Saja Manfaat Sunat Untuk Kesehatan?

Harus Anda pahami bahwa manfaat sunat memang banyak. Pasalnya seorang pria menjadi lebih mudah menjaga ujung penis tetap bersih karena tak ada lagi kulit penutup yang bisa menjadi sebuah tempat berkembangnya bakteri. Selain itu, sunat memang terbukti memberi banyak manfaat untuk kesehatan, diantaranya:

•Menurunkan resiko penyakit menular seksual, pria yang disunat berisiko lebih rendah terserang infeksi menular seksual seperti HIV, herpes kelamin, sipilis, atau HPV

•Menurunkan risiko infeksi saluran kemih, walaupun infeksi saluran kemih pada kalangan pria cenderung lebih rendah, namun infeksi tersebut sering terjadi pada kalangan yang tidak disunat.

•Manfaat sunat selanjutnya yakni melindungi dari berbagai risiko kanker penis pada pria dan serviks pada pasangannya. Walaupun kanker penis jarang terjadi, namun pria yang disunat memang lebih aman dan terhindar dari kanker penis.

•Mencegah dari berbagai jenis penyakit penis, sekitar beberapa persen seorang anak laki-laki yang tidak disunat akan berakhir dengan permintaan sunat ketika mereka tumbuh dewasa. Hal tersebut karena usia dewasa sering mengalami fimosis atau kondisi kulup penis tidak bisa ditarik.

•Mencegah timbulnya balanitis, atau kepala penis terasa nyeri dan bengkak atau balanopostitis atau terjadinya radang pada kepala penis.

Sama seperti prosedur bedah pada umumnya, manfaat sunat mempunyai efek samping yang bisa munculnya walaupun resikonya rendah. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi yakni sebagai berikut:

•Iritasi pada kelenjar

•Peningkatan risiko radang pembukaan penis

•Adanya resiko pendarahan atau infeksi pada area yang disunat

Walaupun demikian, pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk disunat atau tidak. Bersama kami Klinik Apollo Anda bisa tanyakan mengenai manfaat dan resiko sunat sebelum mengambil keputusan.

Kami merupakan pilihan terbaik, agar sunat berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan efek samping serius. Lakukan reservasi di nomor 081233881616. Demikian mengenai manfaat sunat, semoga bermanfaat.

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website www.artikel.kesehatankelamin.com merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.