cara mengatasi ejakulasi dini

Ketahui Cara Mengatasi Ejakulasi Dini Pada Pria

Bagaimana cara mengatasi ejakulasi dini pada pria? Ada beberapa poin penting mengenai ejakulasi dini pada pria. Pada sebagian besar kasus, ketidakmampuan untuk mengontrol ejakulasi sangat jarang sekali terjadi karena kondisi medis, meskipun dokter bisa mengesampingkan akan hal ini. Ejakulasi dini dapat menyebabkan gejala sekunder seperti tertekan, merasa malu, cemas dan depresi. Pemilihan pengobatan berkisar dari masalahnya.

Apa Itu Ejakulasi Dini?

Ketahui cara mengatasi ejakulasi dini dengan benar. Ejakulasi dini adalah bentuk disfungsi seksual yang dapat mempengaruhi kualitas kehidupan seksual seorang pria. Kondisi ini terjadi saat orgasme atau klimaks yang terjadi lebih cepat dari yang diinginkan. Terkadang adanya komplikasi dengan reproduksi akan tetapi ejakulasi dini juga dapat mempengaruhi kepuasan seksual baik pada pria maupun pasangan seksualnya. Dalam beberapa tahun terakhir, pengakuan dan pemahaman mengenai disfungsi seksual seorang pria telah meningkat dan pemahaman yang lebih baik mengenai masalah-masalah yang dapat ditimbulkan karenanya.

konsultasi

Apa Yang Menyebabkan Ejakulasi Dini?

Sejumlah faktor kemungkinan dapat terlibat pada ejakulasi dini seperti:

1. Faktor Psikologis
Sebagian besar kasus ejakulasi dini tidak berhubungan dengan penyakit apapun dan bisa disebabkan oleh faktor psikologis termasuk:

• Pengalaman seksual.
• Masalah dengan kondisi tubuh.
• Hubungan seksual yang baru dilakukan.
• Kegembiraan secara berlebihan atau stimulasi yang terlalu banyak.
• Stress dalam berhubungan.
• Kegelisahan.
• Perasaan bersalah atau perasaan tidak mampu.
• Depresi.
• Msalah yang berkaitan dengan kontrol dan keintiman.

Faktor-faktor psikologis umum ini dapat mempengaruhi pria yang sebelumnya memiliki ejakulasi normal. Kasus-kasus ini disebut ejakulasi dini sekunder atau ejakulasi dini yang dialami. Sebagian besar kasus yang lebih jarang atau lebih persisten, ejakulasi dini primer atau ejakulasi dini yang terjadi seumur hidupnya juga dikaitkan dengan masalah psikologis. Kondisi ini dapat dikaitkan dengan trauma awal seperti:

• Pengajaran seksual yang terlalu ketat.
• Pengalaman seksual yang traumatis.
• Perkondisian seperti pada seorang remaja yang sedang belajar berejakulasi dengan cepat untuk menghindari diketahui oleh orang lain sedang masturbasi.

2. Faktor Biologis Atau Penyebab Medis
Lebih jarang trejadi dan kemungkinan ada penyebab biologisnya. Berikut ini adalah kemungkinan penyebab ejakulasi dini secara medis diantaranya:

• Diabetes (kencing manis).
• Multiple sclerosis.
• Penyakit prostat.
• Masalah tiroid.
• Penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
• Mengkonsumsi alkohol yang berlebihan.

Ejakulasi dini dapat menjadi gejala yang mendasarinya dan membutuhkan pengobatan dan harus segera mencari cara mengatasi ejakulasi dini dengan cepat.

konsultasi

Kenali Gejala Dari Pada Ejakulasi Dini

Secara medis, bentuk ejakulasi dini yang lebih persisten atau ejakulasi dini primer ditentukan oleh kemunculan beberapa gejala berikut ini:

• Ejakulasi hampir selalu terjadi sebelum penetrasi seksual tercapai atau dalam 1 penit penetrasi.
• Adanya ketidakmampuan untuk menunda ejakulasi setiap saat atau hampir setiap waktu penetrasi terjadi.
• Konsekuensi dari diri pribadi yang negatif muncul seperti kesusahan dan frustasi atau penghindaran keintiman seksual.

Gejala psikologis adalah ejakulasi dini sekunder dari peristiwa ejakulasi fisik. Pria dan pasangan seksual atau ke 2 nya kemungkinan mengalaminya. Gejala sekunder dapat meliputi:

• Kepercayaan diri yang menurun dalam hubungan.
• Kesulitan secara interpersonal.
• Tekanan mental.
• Kegelisahan.
• Rasa malu.
• Depresi.

Pria yang mengalami ejakulasi terlalu dini dapat mengalami tekanan psikologis akan tetapi pada sebagian pria dan pasangan seksualnya justru yang cenderung merasa khawatir adalah pasangan seksualnya dibandingkan dengan seorang pria yang mengalaminya.

konsultasi

Bagaimana Ejakulasi Dini Didiagnosis?

Bagaimana cara mengatasi ejakulasi dini pada pria? Dokter menyarankan untuk melakukan konsultasi mengenai psikolog juga untuk mendiagnosis kondisi ini secara klinis. Dapat mendefinisikan ejakulasi dini sebagai gangguan seksual. Ejakulasi dengan rangsangan seksual sebelum atau setelah penetrasi dan sebelum orang tersebut menginginkannya. Kondisinya sangat persisten atau seirng terjadi dan dapat menyebabkan tekanan yang signifikan.

Bagaimana cara mengatasi ejakulasi dini pada pria? Dokter biasanya akan menanyakan mengenai lamanya ejakulasi terjadi, seringnya mengalami ejakulasi dini, lamanya mengalami masalah ini, ejakulasi dini terjadi pada 1 pasangan seksual atau semua pasangan seksual dan atau terjadi hanya pada waktu-waktu tertentu, banyaknya stimulasi yang dapat menyebabkan ejakulasi, pengaruh ejakulasi dini terhadap aktifitas seksual, kemampuan dalam menunda ejakulasi hingga setelah penetrasi.

Pasangan Anda juga harus melakukan konsultasi seperti merasa kesal saat pasangannya ejakulasi terlalu cepat dan pengaruh terhadap kualitas hidupnya. Setelah melakukan konsultasi dengan dokter, konsultasikan juga mengenai bagaimana cara mengatasi ejakulasi dini secara tepat dan cepat. Karena setiap kondisi seseorang berbeda-beda.

cara mengatasi ejakulasi dini

Bagaimana Cara Mengatasi Ejakulasi Dini Dengan Tepat?

Bagaimana cara mengatasi ejakulasi dini pada pria? Dalam kebanyakan kasus, adanya penyebab psikologis dan yang lainnya. Jika masalahnya terjadi pada awal hubungan seksual yang baru dialami, kesulitan-kesulitan ini bisa diselesaikan seiring dengan berjalannya hubungan. Namun, jika masalahnya lebih persisten, dokter dapat merekomendasikan untuk melakukan konsuling dari terapis yang berspersialisasi dalam hubungan seksual atau terapi pasangan.

Tidak ada pengobatan untuk mengobati ejakulasi dini akan tetapi beberapa pengobatan antidepresan dapat membantu seorang pria dalam menunda ejakulasi. Dokter biasanya tidak akan meresepkan pengobatan apapun sebelum melakukan pemeriksaan mengenai riwayat seksual penderitanya secara terperinci untuk mencapai diagnosis ejakulasi dini yang jelas. Pengobatan dapat memiliki efek buruk dan penderitanya harus selalu mengkonsultasikannya dengan dokter sebelum menggunakan pengobatan apapun. Pengobatan dapat digunakan jika:

• Seks vaginal berlangsung kurang dari 2 menit sebelum ejakulasi terjadi.
• Ejakulasi terus menerus atau berulang terjadi setelah sedikit rangsangan seksual dan sebelum atau selama setelah penetrasi awal dan sebelum menginginkan untuk klimaks.
• Adanya kesulitan secara perorangan yang ditandai atau kesulitan interpersonal karena ejakulasi dini.
• Adanya kontrol yang buruk atas ejakulasi.
• Sebagian besar upaya hubungan seksual dalam 6 bulan terakhir dapat melibatkan ejakulasi dini.

Lalu, bagaimana cara mengatasi ejakulasi dini pada pria? Pengobatan topikal pada beberapa terapi topikal dapat diterapkan pada penis sebelum berhubungan seksual dengan atau tanpa kondom. Pengobatan dengan anestesi ini dapat mengurangi stimulasi. Untuk lebih jelasnya lagi hubungi kami di Klinik Apollo atau melalui 081233881616 atau dengan layanan dibawah ini.

konsultasi
Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website artikel.kesehatankelamin.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.