1 2 3 4 5

Epididimitis

Epididimitis adalah peradangan pada epididimis (saluran sperma) yang terletak di belakang testis. Penyakit ini dapat menyerang pria dari berbagai usia, namun paling sering menyerang pria berusia 19 sampai 35 tahun. Apabila peradangan yang terjadi sudah menyebar hingga ke testis, kondisi ini dikenal dengan istilah epididymo-orchitis. Epididimis adalah saluran yang bergulung-bergulung menghubungkan antara testis danvas deferens. Sedangkan vas deferens adalah saluran sperma yang langsung menuju pintu keluar di penis saat pria ejakulasi. Epididimis berfungsi untuk menyimpan dan membawa sperma.

sms button simpati+62813-1518-6262


Orang yang bergonta-ganti pasangan dan melakukan hubungan seksual yang tidak aman, berisiko terinfeksi penyakit menular seksual (PMS). Bakteri penyebab PMS ini juga akan menyebabkan epididimitis.

Faktor lain yang bisa meningkatkan risiko terkena epididimitis adalah:

  • Pembesaran prostat.
  • Pernah mengalami infeksi prostat atau infeksi saluran kemih.
  • Pernah menjalani prosedur medis yang memengaruhi saluran urine.
  • Pria yang belum disunat.
  • Letak anatomis saluran kemih yang tidak normal.

  • Gejala Epididimitis

    Gejala adalah sesuatu yang dirasakan dan diceritakan oleh penderita. Beberapa gejala yang akan dirasakan seseorang jika menderita epididimitis adalah:

  • Skrotum akan membengkak, terasa hangat, terasa sakit saat di sentuh, atau berwarna kemerahan.
  • Nyeri pada testis, biasanya di salah satu satu sisi. Testis juga bisa terasa sakit saat disentuh.
  • Darah pada cairan sperma.
  • Nyeri saat buang air kecil.
  • Sering ingin buang air kecil dan selalu merasa tidak tuntas.
  • Muncul benjolan di sekitar testis yang disebabkan karena penumpukan cairan.
  • Ujung penis mengeluarkan cairan tidak normal, biasanya terkait dengan penyakit menular seksual.
  • Nyeri saat ejakulasi atau berhubungan seksual.
  • Rasa tidak nyaman atau nyeri pada perut bagian bawah atau sekitar panggul.
  • Pembesaran kelenjar getah bening di pangkal paha.
  • Demam bisa juga terjadi, meski cukup jarang.


  • Berapa Biaya Pengobatan Epididimitis ? Konsultasi
    Apakah Harus Perawatan Yang Khusus ? Konsultasi
    Berapa Lama Waktu Penyembuhannya ? Konsultasi
    Apakah Setelah Berobat Dapat Kambuh Lagi ? Konsultasi

    Jika tidak kunjung membaik selama lebih dari enam minggu atau kambuh kembali, maka ini disebut epididimitis kronis. Gejala epididimitis kronis bisa muncul secara bertahap. Segera berkonsultasi dengan dokter jika skrotum terasa sakit, cairan tidak normal keluar dari penis, atau nyeri saat buang air kecil.

    Klinik Apollo merupakan penyedia layanan kesehatan berbasis klinik yang menangani masalah penyakit kulit dan kelamin. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar penyakit yang anda rasakan, Anda dapat menghubungi hotline kami di (021)-62303060 untuk berbicara dengan ahli kesehatan Klinik Apollo, atau klik gambar di bawah ini untuk konsultasi langsung dengan kami, atau bisa segera datang langsung ke Klinik Apollo, Alamat: Jl. P.Jayakarta Komplek 115 C1-3, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730